1.
Setiap orang tua mendambakan kehadiran anak-anak yang saleh dan berbakti, yang tidak hanya taat kepada mereka tetapi juga rajin membaca serta mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Anak yang saleh merupakan penyejuk hati (qurrotul 'ain) bagi orang tua, menciptakan suasana rumah yang tenteram dan penuh keberkahan dengan lantunan ayat-ayat suci. Keindahan rumah yang dipenuhi nuansa Qur'ani ini menjadi impian setiap keluarga muslim, karena di dalamnya terdapat cahaya iman yang menyinari seluruh anggota keluarga.
Namun, harapan memiliki anak yang berakhlak mulia dan dekat dengan Al-Qur'an sering kali menghadapi berbagai tantangan. Beragam kendala, baik yang bersifat internal seperti kurangnya dukungan yang mampu di rumah maupun faktor eksternal seperti lingkungan yang kurang kondusif bagi terbentuknya karakter Islami, menjadi hambatan yang nyata dalam mewujudkan impian tersebut. Oleh karena itu, perlu adanya solusi yang dapat mendukung para orang tua dalam membentuk generasi Qur'ani yang unggul.
Salah satu solusi yang dapat diupayakan adalah dengan memilih lingkungan pendidikan yang tepat, di mana anak-anak mendapatkan bimbingan langsung dari para ustadz dan ustadzah yang kompeten serta bertanggung jawab dalam membentuk karakter Islami. Dalam konteks ini, kehadiran Pondok Pesantren Tahfizh Ikramul Qur'an (IQ Boarding School) di Kabupaten Bengkalis menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut.
Berdirinya pesantren ini tidak terlepas dari peran pendirinya, Dr. Zulfan Ikhram, MA, yang dengan tekad kuat serta dukungan penuh dari keluarga, terutama doa dari ibunda tercinta Hj. Halimah Binti Abbas dan motivasi dari istri tercinta Siti Zulfa Binti Anwari, berkomitmen untuk membangun lembaga pendidikan berbasis Al-Qur'an. Harapan besar yang disandarkan pada pesantren ini agar dapat mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang tidak hanya fasih dalam melafalkan ayat-ayat suci, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam setiap aspek kehidupannya.
Secara historis, Pesantren Tahfizh Ikramul Qur'an (IQBS) resmi berdiri pada tanggal 30 Desember 2020 , yang ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung asrama santri oleh Bapak H. Syahrial Abdi, AP, M.Si , yang pada saat itu menjabat sebagai Pj. Bupati Bengkalis . Selanjutnya pada tanggal 6 Juli 2021 , gedung asrama tersebut diresmikan penggunaannya oleh Ibu Bupati Bengkalis Kasmarni, S.Sos, MMP .
Pesantren ini hadir sebagai bentuk nyata pengembangan dakwah dalam rangka memasyarakatkan Al-Qur'an kepada generasi penerus agama dan bangsa. Dengan metode talaqqi , santri dibimbing secara langsung dalam menghafal Al-Qur'an, sehingga diharapkan muncul para hafiz dan hafizah yang akan membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, serta umat secara luas. Selain menjadi pusat pendidikan tahfizh di Bengkalis, pesantren ini juga berpotensi menjadi pusat penghafalan Al-Qur'an yang menjangkau wilayah lain, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini semakin memungkinkan mengingat posisi geografis Bengkalis yang strategis, berada di kawasan Semenanjung Melayu yang memiliki kedekatan historis dan kultural dengan perkembangan Islam di Nusantara.
Dengan adanya Pondok Pesantren Tahfizh Ikramul Qur'an (IQBS), yang memiliki pendidikan formal SMP IT TAHFIZH AL IKRAM dan SMA TRENSAIN AL IKRAM diharapkan lahir generasi umat Islam yang tidak hanya hafal Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengamalkan ajarannya serta berkontribusi dalam membangun peradaban Islam yang lebih baik. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi perjuangan dalam mendidik generasi Qur'ani yang berakhlak mulia. Aamiin ya Rabbal 'Alamiin.